Dorong Kegiatan Industri Dalam Negeri, Kanwil Bea Cukai Jakarta Berikan Izin Pusat Logistik Berikat

Pandemi Covid-19 di seluruh belahan dunia masih belum berakhir. Hal ini tentunya berimbas pada berbagai sektor penting, salah satunya sektor perekonomian. Pemerintah hingga kini masih melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas perekonomian dan mendorong kegiatan industri dalam negeri, salah satunya melalui fasilitas kepabeanan. Pada hari Kamis (10/06) Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta memberikan fasilitas kepabeanan Pusat Logistik Berikat (PLB) kepada PT Multi Bintang Samudra.

Pusat Logistik Berikat adalah Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang asal luar daerah pabean dan/ atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean, dapat disertai 1 (satu) atau lebih kegiatan sederhana dalam jangka waktu tertentu untuk dikeluarkan kembali.

Menurut Direktur Utamanya, Benny, PT Multi Bintang Samudra merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produk besi baja serta Raw Material Manufaktur Besar. Berdiri sejak Desember 2020, perusahaan yang berlokasi di Cilincing Jakarta Utara ini memiliki Gudang seluas 4.680 meter persegi.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Decy Arifinsjah menyampaikan pusat logistik berikat memiliki banyak manfaat diantaranya berupa penangguhan bea masuk, penangguhan pajak, penangguhan izin impor, dan jangka waktu timbun barang lebih dari tiga tahun. “Dengan pemberian fasilitas kepabeanan ini, artinya kita telah percaya bahwa perusahaan penerima fasilitas mampu mendorong kegiatan industri dalam negeri, sehingga pemulihan ekonomi pun semakin membaik”, ujarnya.

#beacukaimakinbaik #kemenkeutepercaya
#KjakBerintegritas #bckanwiljakarta
#industrialassistance #tradefacilitator

Kanwil Bea Cukai Jakarta Berikan Asistensi ke Calon Penerima Izin Toko Bebas Bea

Dalam rangka memberikan bimbingan serta edukasi kepada pengguna jasa serta upaya mendorong pelaku usaha dalam negeri, Kantor Wilayah DJBC Jakarta telah melaksanakan asistensi kepada PT Sarinah (PERSERO) pada hari Jumat (28/5) di Aula Kantor Wilayah DJBC Jakarta. Asistensi tersebut dilaksanakan sehubungan dengan pemberian izin Fasilitas Toko Bebas Bea yang akan diajukan PT Sarinah (PERSERO).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 204/PMK.04/2017, Toko Bebas Bea (TBB) adalah Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang asal impor dan/atau barang asal Daerah Pabean untuk dijual kepada orang dan/atau orang tertentu. Toko Bebas Bea dapat berlokasi di : a) terminal keberangkatan bandar udara internasional di Kawasan Pabean; b) terminal keberangkatan internasional di pelabuhan utama di Kawasan Pabean; c) tempat transit pada terminal keberangkatan bandar udara internasional yang merupakan tempat khusus bagi penumpang transit tujuan luar negeri di Kawasan Pabean; d) tempat transit pada terminal keberangkatan di pelabuhan utama yang merupakan tempat khusus bagi penumpang transit tujuan luar negeri di Kawasan Pabean; e) terminal kedatangan bandar udara internasional di Kawasan Pabean; atau f) dalam kota.

Raksesh selaku Direktur berharap PT Sarinah (PERSERO) bisa menjadi salah satu Badan Usaha Milik Negara yang mempunyai izin Toko Bebas Bea yang nantinya tidak hanya menyediakan brand internasional tetapi dapat menyediakan brand lokal juga sehingga jangkauan brand lokal semakin luas. Rencana kedepannya Perusahaan ini akan mengajukan izin Toko Bebas Bea yang berlokasi di Bandar Udara Internasional dan Dalam Kota.

Dengan adanya asistensi ini, diharapkan dapat memberikan edukasi serta bimbingan kepada perusahaan untuk dapat memperoleh fasilitas kepabeanan dan cukai serta pemberian solusi lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan kepabeanan dan cukai yang berlaku.

#beacukaimakinbaik
#bckanwiljakarta
#KjakBerintegritas
#tradefacilitator
#industrialassistance

Sosialisasi Pola Mutasi, Pemetaan dan Internalisasi Manajemen Talenta di Lingkungan DJBC

Kantor Wilayah DJBC Jakarta telah melaksanakan P2KP mengenai Pola Mutasi, Pemetaan dan Internalisasi Manajemen Talenta di Lingkungan DJBC pada hari Kamis, (27/05) melalui Zoom Meeting. P2KP tersebut disampaikan oleh Setyo Kiswanto selaku Kepala Subbagian Kepegawaian.

Pada kegiatan tersebut, disampaikan beberapa hal seperti dasar hukum, komposisi pegawai DJBC, kebijakan mutasi, perencanaan kebutuhan SDM, penerimaan pegawai serta jalur karier bagi pegawai.

P2KP kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan pengisian post test bagi peserta untuk menguji pemahaman mereka. Dengan diadakannya P2KP ini, diharapkan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan para pegawai sebagai pengembangan kompetensinya.

#bckanwiljakarta
#beacukaimakinbaik
#Kjakberintegritas