Dorong Industri Dalam Negeri, Kanwil Bea Cukai Jakarta Berikan Fasilitas Gudang Berikat

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta selalu berupaya memberikan pelayanan kepada pengguna jasa. Di tahun 2021 ini Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta kembali memberikan izin fasilitas kepada pengguna jasa berupa Gudang Berikat kepada PT Global Buana Samudra pada hari Kamis (06/05) di Aula Kantor Wilayah.

PT Global Buana Samudra merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distributor alat berat. Menurut Sukur Laidi selaku CEO, perusahaan yang berlokasi di Kalideres Jakarta Barat ini baru berdiri di bulan Desember tahun 2020. Perusahaan ini memiliki gudang dengan luas 2500 meter persegi dengan dilengkapi cctv dan IT Inventory yang menunjang proses bisnis perusahaan. PT Global Buana Sejahtera dalam menjalankan usahanya akan menyediakan alat berat untuk keperluan lokal dan luar negeri dengan supplier alat berat berasal dari negara Jepang dan China.

Gudang berikat adalah Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang impor, yang dapat disertai 1 (satu) atau lebih kegiatan berupa pengemasan/pengemasan kembali, penyortiran, penggabungan (kitting), pengepakan, penyetelan, pemotongan, atas barang-barang tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk dikeluarkan kembali. Dengan diberikannya izin fasilitas ini, perusahaan atau pelaku usaha akan mendapatkan manfaat berupa penangguhan Bea Masuk serta kemudahan operasional lainnya. Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta dalam arahannya saat memberikan perizinan tersebut berharap para perusahaan pengguna jasa fasilitas dapat terbantu dengan fasilitas kepabeanan yang telah diberikan. “Kami berikan kepercayaan kepada perusahaan, harapannya ke depan perusahaan-perusahaan ini pun mampu mendongkrak kegiatan industri dalam negeri kita dan kita bisa bekerja dengan baik dengan saling menjaga integritas”, ujarnya.

#beacukaimakinbaik #kemenkeutepercaya
#KjakBerintegritas #bckanwiljakarta
#industrialassistance #tradefacilitator

Kanwil Bea Cukai Jakarta Lakukan Koordinasi Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Bersama Pemprov DKI Jakarta

Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan DBH CHT, Rabu (5/5) bertempat di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kanwil Bea Cukai Jakarta bersama KPPBC TMP A Marunda lakukan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Koordinasi ini dihadiri Elva Nelly selaku Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat dan Haryo Sendiko selaku Kepala Seksi PLI Bea Cukai Marunda dan diterima Tri Astuti selaku Kepala Bidang Anggaran Pemerintahan Pembangunan dan Lingkungan Hidup dan Benni Setyawan selaku Kepala Subbid Penerimaan Daerah.

Peraturan Menteri Keuangan No. 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau menandai arah baru berbagai kebijakan atau program kerja terkait Cukai Hasil Tembakau. Jika peraturan sebelumnya minimal 50% Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) harus dialokasikan untuk kesehatan, kini kebijakannya adalah 50% untuk bidang kesejahteraan masyarakat, 25% untuk bidang penegakan hukum, dan 25% untuk bidang kesehatan.

Melalui sinergi dan komunikasi ini dibahas mengenai rencana pemanfaatan DBH CHT, beserta kendala yang mungkin terjadi di lapangan sehingga dapat dicarikan solusi bersama. Diharapkan melalui koordinasi ini pemanfaatan DBH CHT di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat semakin optimal.

#bckanwiljakarta
#beacukaimakinbaik
#sinergi

Customs Visit Customer Bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani beserta para jajaran Eselon II dan Eselon III melakukan kunjungan kerja ke satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Jakarta pada hari Kamis (29/04).

Agenda tersebut diisi dengan kunjungan ke Pangkalan Sarana Operasi Tipe B Tanjung Priok kemudian menaiki kapal patroli ke Marunda Center. Askolani beserta rombongan juga mengunjungi sejumlah Tempat Penimbunan Berikat (TPB) antara lain PT Uniair Indotama Cargo yang merupakan Pusat Logistik Berikat (PLB) E-Commerce, PT Transporindo Lima Perkasa yang merupakan PLB MMEA, dan PT Orson Indonesia yang merupakan Kawasan Berikat. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini para pengguna jasa penerima fasilitas kepabeanan serta mempererat hubungan antara Bea Cukai dengan para Stakeholders sehingga komunikasi dan asistensi kepabeanan dapat berjalan semakin baik.

Sebelum kunjungan berakhir, Askolani dalam arahannya berpesan agar seluruh pegawai dapat menjaga integritas dan komitmennya dalam bekerja.

#beacukaimakinbaik
#bckanwiljakarta