CVC Kanwil Bea Cukai Jakarta ke PT Wacoal Indonesia

Dalam rangka menjalankan fungsi Industrial Assistance, Kanwil Bea Cukai Jakarta melaksanakan kunjungan industri atau Customs Visit Customer (CVC) ke PT Wacoal Indonesia pada hari Selasa, 28 Juli 2020. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta yaitu Decy Arifinsjah beserta Tim Fasilitas Kantor Wilayah DJBC Jakarta.

PT Wacoal Indonesia merupakan salah satu perusahaan penerima Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) di bawah pengawasan Kantor Wilayah DJBC Jakarta. Berdiri sejak 1981, PT Wacoal Indonesia bergerak di bidang produksi pakaian dan memiliki 261 cabang. Saat ini, PT Wacoal Indonesia telah melakukan penjualan di dalam negeri serta kegiatan ekspor ke mancanegara seperti Jepang, Filipina, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Vietnam, Taiwan, China, Hongkong, USA dan India. Selain mendapatkan fasilitas KITE, PT Wacoal Indonesia juga telah bersertifikat Authorized Economic Operator (AEO) sejak tahun 2016.

Dalam kunjungan tersebut, Merchandise Operational PT Indonesia Wacoal, Diana menyambut kedatangan Kanwil Bea Cukai Jakarta serta berterimakasih atas Fasilitas KITE yang telah diberikan selama ini. Kunjungan pun dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol Kesehatan COVID-19.

Decy Arifinsjah selaku Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta beserta tim Fasilitas yang hadir memberikan penguatan kepada para pelaku usaha industri Dalam Negeri ditengah wabah pandemi Covid 19 yang berdampak pada aktifitas produksi dan rantai pasok (supply chain), sehingga diharapkan dapat mendengar secara langsung hambatan dan kendala yang dihadapi yang akan dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan langkah strategis dari pemerintah dalam menanggulangi permasalahan yang ada.

Dengan adanya kegiatan CVC ini, dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang baik antara pengguna jasa dan Bea Cukai, serta meningkatkan sinergi demi kelancaran dan peningkatan perekonomian negara.

#beacukaimakinbaik #kemenkeutepercaya
#KjakBerintegritas #bckanwiljakarta
#industrialassistance

Pengarahan Program Secondment Tahun 2020

Kantor Wilayah DJBC Jakarta melaksanakan Pengarahan Program Secondment 2020 pada hari Selasa (21/07). Acara yang dilaksanakan di Aula tersebut diikuti oleh para Secondee yang terdiri atas pejabat dan pegawai dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para pejabat Eselon III di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Jakarta. Selain itu, turut hadir Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi KPP Pratama Jakarta Kemayoran, Asrul Sjam.

“Materi secondment nanti adalah cukai, Kawasan Berikat (KB), Pusat Logistik Berikat (PLB), dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) yang ada di Kanwil DJBC Jakarta” Papar Junaedi selaku Kepala Seksi Pemeriksaan. Beliaupun menambahkan bahwa kegiatan secondment ini juga akan melibatkan sejumlah satuan kerja di bawah Kanwil seperti KPPBC TMP A Marunda dan KPPBC TMP A Jakarta, serta melibatkan Bidang Kepabeanan dan Cukai dan Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai. Kegiatan Secondment tersebut nantinya akan dilaksanakan sampai dengan 18 September 2020 dengan sistem on-off dan dilaksanakan secara tatap muka maupun daring.

Decy Arifinsjah selaku Kepala Kanwil DJBC Jakarta mengucapkan selamat datang kepada para secondee. “Ini bisa jadi momentum untuk bertukar informasi seluas-luasnya, silahkan komunikasikan peraturan-peraturan yang beririsan sesuai dengan PMK yang berlaku, sehingga kita bisa memberikan yang terbaik untuk negara ini.” ujarnya. Dengan adanya kegiatan secondment ini, diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar instansi yang dapat mengoptimalkan penerimaan negara, baik dari sisi perpajakan maupun sisi kepabeanan dan cukai.

#jointprogram #pajak #beacukaimakinbaik
#bckanwiljakarta #kjakberintegritas #kemenkeuterpercaya

Bea Cukai sebagai WCO Vice Chair Asia Pacific

Tahukah kamu, berdasarkan keputusan sidang ke 135th/136th , Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai resmi menjadi Vice Chair Asia Pacific periode 2020-2022 menggantikan India (Central Board of Indirect Taxes and Customs – CBIC). Hal tersebut telah dilaksanakan Grand Launchingnya dengan mengusung tema “Echoing Asia Pasific” secara virtual pada hari Rabu (15/07).

Sekretaris Jenderal WCO Kunio Mikuriya dalam sambutannya mengatakan ekonomi global saat ini sedang mengalami tantangan ekonomi yang berat seperti COVID-19. Beliau berharap Regional Asia Pasifik dapat meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan peningkatan kapasitas menghadapi tantangan perekonomian selanjutnya.

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi dalam sambutannya pun memastikan akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar anggota. Beliau pun berkomitmen untuk memperkuat kerjasama serta bimbingan teknis bagi para negara anggota yang membutuhkan. Menurutnya, Bea Cukai berperan penting dalam memfasilitasi peredaran barang serta mengantisipasi dampaknya pada perekonomian dan kehidupan bermasyarakat. Beliau pun menyampaikan pengawasan peredaran barang dengan menerapkan manajemen resiko adalah solusi yang paling baik saat ini.

WCO Asia Pasifik adalah 1 diantara 6 regional WCO, dengan 33 negara anggota yang tersebar di Asia dan Pasifik. Lalu apa saja peran Indonesia sebagai Vice Chair Asia Pasifik? Dalam pelaksanaannya nanti Vice Chair akan mewakili Sekretariat WCO dalam rangka penerapan instrument WCO, koordinasi antar regional, peningkatan kapasitas, dan sebagainya. Tugas Vice Chair juga mengatur pertemuan regional, berkoordinasi dalam penerapan Rencana Strategis Regional, mengelola website WCO Asia Pasifik, melakukan publikasi dan penyebaran informasi mengenai Bea Cukai Asia Pasifik, serta berkoordinasi dengan forum regional lainnya seperti RILO AP dan ROCB AP.

#WCO #WCOAsiaPacific #ViceChair #DGCE