Customs Visit Customer, Kanwil Bea Cukai Jakarta Kunjungi PT Suzuki Indomobil Motor

Customs Visit Customer, Kanwil Bea Cukai Jakarta Kunjungi PT Suzuki Indomobil Motor

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta telah melaksanakan Kunjungan Industri atau Customs Visit Customer (CVC) ke salah satu Perusahaan penerima fasilitas KITE Pengembalian PT Suzuki Indomobil Motor. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Jum’at (20/11) dan berlokasi di Plant Cikarang. CVC dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemerintah khususnya Bea Cukai untuk menjalin komunikasi yang baik antara Bea Cukai dan pengguna jasa, serta sebagai media konsultasi kepabeanan untuk ditemukan solusinya.

PT Suzuki Indomobil Motor merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kendaraan bermotor. Berdiri sejak tahun 1970, menurut Shodiq Wicaksono selaku Direktur PPC PT Suzuki Indomobil Motor, perushaan ini telah melakukan ekspor ke 109 negara di Eropa, Amerika Latin, Afrika, Oceania, dan Timur Tengah. “Ekspor Suzuki telah menyumbang 30% pendapatan dari Suzuki Indonesia, dan kita merupakan pilar ke-tiga dalam Suzuki Global Business”, paparnya.

Pada kesempatan tersebut PT Suzuki Indomobil Motor menyampaikan apresiasi nya atas pelayanan yang telah diberikan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta. “Kami senang dan sangat mengapresiasi Kanwil Bea Cukai Jakarta yang terus memberikan percepatan layanan baik itu SKPFPBM, LHPRE, maupun pemberian layanan informasi” tutur Moh. Abdullah Sanusi selaku Section Head Import.

Decy Arifinsjah selaku Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta kemudian menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Bea Cukai memberikan kepercayaannya kepada pengguna jasa untuk terus mengembangkan bisnisnya, terutama dalam kondisi pandemi ini Sebagian bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) . “Ini merupakan salah satu Langkah Bea Cukai untuk memberikan pelayanan kepada pengusaha agar dapat menjalankan bisnis dengan baik” tutur Decy.

#tradefacilitator
#industrialassistance
#beacukaimakinbaik
#bckanwiljakarta

Pelantikan dan Sumpah Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai Muda di Lingkungan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta

Telah dilaksanakan pelantikan dan sumpah Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai Muda pada hari Kamis (12/11). Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Penyetaraan jabatan atau lebih dikenal dengan istilah delayering bertujuan agar birokrasi lebih dinamis, percepatan sistem kerja, dan fokus pada output dan outcome yang ingin di capai. Selain itu, delayering juga bertujuan untuk mendorong efektivitas dan efisiensi kinerja agar lebih optimal dan juga untuk mewujudkan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN).

Selamat bertugas untuk pegawai yang telah dilantik. Terus semangat berkontribusi bagi organisasi untuk Bea Cukai yang makin baik.

#beacukaimakinbaik
#kjakberintegritas
#bckanwiljakarta

Dorong Ekspor Nasional, Kanwil Bea Cukai Jakarta Bantu Dengan Berikan Izin Fasilitas Kepada 2 Perusahaan

Pemerintah kini sedang giat dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Begitu pula Bea Cukai yang juga turut andil dalam program tersebut melalui pemberian fasilitas fiskal. Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta telah memberikan perizinan Fasilitas KITE kepada PT Komatsu Undercarriadge Indonesia pada hari Kamis (12/11).

Erwan Yulianto selaku Direktur mengatakan, PT Komatsu Undercarriadge Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi bagian bawah dari bulldozer seperti roda. Perusahaan ini telah melakukan ekspor ke beberapa negara di Amerika, Eropa, Australia dan Afrika.

Menurut Decy, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, melalui pemberian fasilitas ini pelaku usaha akan diberikan fasilitas fiskal yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor ke mancanegara. “pelaku usaha akan mendapatkan manfaat berupa kemudahan berupa pengembalian bea masuk, yang dapat menekan cashflow perusahaan sehingga mendorong peningkatan daya saing perusahaan, investasi, dan ekspor nasional” paparnya.

Selain itu, di hari yang sama Kanwil Bea Cukai Jakarta juga memberikan fasilitas Kawasan Berikat kepada PT Tarzan Plastindo International. Johanes Tanadi selaku Direktur mengatakan ia berharap fasilitas Kawasan Berikat ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnisnya terutama dari segi penghematan biaya dan waktu. “Saat ini kita sudah punya buyer dengan yang terbesar dari China dan Malaysia, ke depan kita juga berencana menambah 60 hinga 100 karyawan apabila seluruh mesin telah terpasang”, ujarnya.

#beacukaimakinbaik #kemenkeutepercaya
#KjakBerintegritas #bckanwiljakarta
#industrialassistance #tradefacilitator

Customs Visit Customer ke PT Pahala Bahari Nusantara

Sebagai upaya menjalin komunikasi dengan pengguna jasa serta fungsi Industrial Assistance, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mengadakan Kunjungan Industri atau Customs Visit Customer (CVC) ke salah satu perusahaan penerima fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) yaitu PT Pahala Bahari Nusantara pada hari Rabu (11/11). Kunjungan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Tahi Bonar Lumban Raja, melakukan kunjungan bersama Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas II Yudi Ekarianto, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Elva Nelly serta Tim. PT Pahala Bahari Nusantara berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

PT Pahala Bahari Nusantara merupakan salah satu perusahaan terbesar yang bergerak di bidang Fish Meal khususnya produk ikan tuna seperti Skipjack Tuna, Yellowfin Tuna, serta dalam bentuk lain seperti Loin dan Flakes. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 2009 dan telah mendapatkan fasilitas KITE pada tahun 2018.

Menurut paparan dari Yulius selaku Manager Marketing Exim, PT Pahala Bahari Nusantara merupakan perusahaan padat karya dengan jumlah karyawan mencapai 2500 orang, dan telah melakukan kegiatan ekspor ke 17 Negara dengan tujuan utama ke negara di Asia seperti Jepang dan Thailand, serta ke Eropa.

“Meskipun dalam kondisi pandemi, kegiatan produksi pada perusahaan kami tidak terpengaruh dan tetap berjalan untuk memenuhi permintaan dari luar negeri.” Kata Yulius.

Ia pun menambahkan, PT Pahala Bahari Nusantara dapat menghasilkan 150 sampai dengan 200 ton ikan setiap harinya, dengan berat per ikan dapat mencapai 3,4 kg. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya fasilitas KITE, mengingat ketersediaan ikan dari lokal itu musiman jadi kami tetap dapat menjaga ketersediaan ikan selain dari lokal dengan impor dari beberapa negara seperti Senegal dan Seychelles” tambahnya.

Bonar dalam kunjungan tersebut pun menyampaikan bahwa Bea Cukai akan terus mendukung PT Pahala Bahari Nusantara sebagai salah satu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional di masa pandemi ini.

#beacukaimakinbaik #kemenkeutepercaya
#KjakBerintegritas #bckanwiljakarta
#industrialassistance #tradefacilitator

Kanwil Bea Cukai Jakarta Laksanakan Field Evaluation Dalam Rangka Pembangunan ZI Menuju WBK

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta telah melaksanakan kegiatan penilaian atau Field Evaluation dalam rangka pembangunan ZI menuju WBK, pada hari Selasa (10/11). Penilaian yang dilakukan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kemenpan-RB tersebut dilaksanakan secara video conference selama 1 jam. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Decy Arifinsjah beserta seluruh tim Pembangunan ZI dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Untuk Bea Cukai yang makin baik dan K’Jak yang Berintegritas!

#bckanwiljakarta #KjakmenujuWBK2020

Asistensi Fasilitas KITE Sebagai Upaya Mendorong Perilaku Usaha Dalam Negeri untuk Bersaing di Mancanegara

Dalam rangka memberikan bimbingan serta edukasi kepada pengguna jasa serta upaya mendorong pelaku usaha dalam negeri untuk dapat melakukan ekspor ke mancanegara, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta telah melaksanakan asistensi kepada PT Andalan Furnindo pada hari Rabu (4/11) di Aula Kantor Wilayah. Asistensi tersebut dilaksanakan sehubungan dengan izin pemberian Fasilitas KITE Pengembalian yang akan diajukan PT Andalan Furnindo.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 161/PMK.04/2018, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan adalah pembebasan Bea Masuk, serta Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah terutang tidak dipungut atas impor atau pemasukan Barang dan Bahan yang berasal dari luar daerah pabean untuk Diolah, Dirakit, atau Dipasang pada barang lain dengan tujuan untuk diekspor.

PT Andalan Furnindo merupakan salah satu dari 11 perusahaan gula rafinasi yang ada di Indonesia. Berlokasi di Komplek Pergudangan Marunda Center, Perusahaan ini memulai produksi secara komersial pada bulan juni 2013. Menurut Indra Suryaningrat selaku direksi bagian FICO HRGA dan SCM, saat ini PT Andalan Furnindo memperoleh bahan baku Raw Sugar dari beberapa negara seperti Thailand, Australia, India dan Brasil serta memiliki kapasitas produksi hingga 1000 MT setiap harinya. “Dengan Fasilitas KITE, kita berharap dapat melakukan ekspor gula kristal rafinasi yang selama ini hanya dijual di lokal. Sudah ada permintaan dari luar negeri dan kita harap kita dapat bersaing di mancanegara” Paparnya.

Lebih lanjut lagi, Adi Muliawanto selaku Tim dari Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai pun menjelaskan syarat pemberian izin KITE seperti harus adanya IT Inventory serta persyaratan lainnya. Selain itu turut hadir Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas II Yudi Ekarianto, serta Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Elva Nelly.

Dengan adanya asistensi ini, diharapkan dapat memberikan edukasi serta bimbingan kepada perusahaan untuk dapat memperoleh fasilitas kepabeanan serta pemberian solusi lainnya. Asistensi tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Perusahaan dan Tim Fasilitas.

#BeaCukaiMakinBaik
#bckanwiljakarta
#Industrial Assistance

Bea Cukai Marunda Musnahkan Ribuan Rokok dan Miras Ilegal

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Marunda bersama Instansi Penegak Hukum lainnya telah melaksanakan Konferensi Pers Barang Hasil Penindakan 2020 dan Pemusnahan Barang Milik Negara Hasil Penindakan Cukai Bea Cukai Marunda, Selasa, 3 November 2020.

Bertempat di halaman Kantor Bea Cukai Marunda, Kegiatan pemusnahan barang hasil penindakan cukai 2020 diawali dengan membakar 210.508 batang rokok ilegal, 47 batang cerutu, dan 2.590 gram tembakau iris. dilanjutkan dengan menggilas 1.038 botol MMEA ilegal menggunakan alat berat stum hingga hancur berkeping-keping.

Pada masa pandemi ini, KPPBC Tipe Madya Pabean A Marunda terus semangat dan optimis dalam melakukan pengawasan dan upaya melakukan optimalisasi penerimaan negara.

Hingga Oktober 2020, Bea Cukai Marunda telah melakukan penindakan terhadap pelanggaran kepabeanan dan/atau cukai sebanyak 62 kali melebihi dari target sebanyak 34 kali penindakan.

Turut hadir dalam kegiatan pemusnahan ini Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta, Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Komandan Puspom TNI AD, dan Kepala KPKNL II Jakarta.

Kegiatan pemusnahan ini merupakan bentuk transparansi pelaksanaan tugas Bea Cukai khususnya di bidang penindakan, mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dengan menjalankan usaha secara legal khususnya dalam kegiatan cukai.

@beacukairi
#beacukaimakinbaik
#beacukaimarunda
#beacukaimarundabisa
#menujuwbk2020
#gempurrokokilegal
#legalitumudah

Dorong Peningkatan Ekspor Nasional, Kanwil Bea Cukai Jakarta Bersinergi dengan LPEI

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta menyambut hangat kedatangan para Bapak Ibu tim dari LPEI. Bea Cukai dengan salah satu fungsinya sebagai Trade Facilitator serta LPEI yang berperan dalam dukungan pelaksanaan kegiatan pembiayaan ekspor nasional tentunya sama-sama memiliki tujuan mendukung kegiatan ekspor dari dalam negeri.

Decy dalam pertemuan tersebut pun memperkenalkan para kepala bidang serta melakukan sharing session mengenai permasalahan terkini, jumlah ekspor yang melalui Kanwil Bea Cukai Jakarta, komoditi dengan devisa terbesar, serta memaparkan salah satu Fasilitas yang telah diberikan kepada pengguna jasa di Kanwil Bea Cukai Jakarta yaitu Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).

Djoko Retnadi selaku Managing Director mengatakan, bahwa beliau berharap keberadaan LPEI dapat memberikan peningkatan ekspor di Indonesia yang saat ini belum maksimal, melalui kegiatan pemberian pembiayaan ekspor. “Khususnya sektor UKM, kita sangat berharap melalui pembiayaan UKM dapat dirasakan manfaatnya semaksimal mungkin.” Paparnya. Beliau pun menambahkan bahwa Divisi UKM dapat membiayai kegiatan ekspor hingga 200 Milyar per debitur.

Dengan adanya temu bincang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kerja sama Bea Cukai dan LPEI untuk dapat mendukung pelaku usaha serta mendorong peningkatan kegiatan ekspor dari dalam negeri.

#beacukaimakinbaik
#bckanwiljakarta

Pacu Perekonomian Nasional, Kanwil Bea Cukai Jakarta Berikan Fasilitas Pusat Logistik Berikat

Bea Cukai senantiasa berusaha memberikan pelayanan maksimalnya kepada pengguna jasa. Hal ini seiring dengan tugas dan fungsi nya yaitu Trade Facilitator dan Industrial Assistance. Kegiatan berupa memberikan Fasilitas serta asistensi bagi pengguna jasa terus dilakukan untuk mendorong kegiatan ekspor dari dalam negeri.

Pada hari Kamis, (22/10) Kantor Wilayah Bea Cukai telah memberikan Fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) kepada PT Agility. Pemberian izin dilaksanakan 1 jam setelah perusahaan telah memenuhi syarat melalui pemaparan profil bisnis dan IT Inventory.

Pada pemaparan tersebut Tahi Bonar Lumban Raja selaku Kepala Bidang Fasilitas dan Cukai berharap pemberian Fasilitas ini dapat membantu mendorong proses bisnis perusahaan ke arah yang lebih baik, apalagi pada kondisi pandemi saat ini. “Fasilitas PLB bagi para pelaku usaha dapat memberikan penghematan biaya sewa gudang, pemotongan biaya pengangkutan barang, percepatan pengeluaran barang di pelabuhan, peningkatan cashflow bagi perusahaan karena mendapat penundaan membayar bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI)”, katanya.

PT Agility merupakan perusahaan di bidang logistik dan pergudangan. Johannes Hadiono selaku Direktur Utama menyampaikan kini PT Agility telah tersebar di 9 lokasi antara lain di Gresik, Semarang, Surabaya, Denpasar, Tangerang, Bogor, Yogyakarta, Bandung, dan Solo.

#beacukaimakinbaik #kemenkeutepercaya
#KjakBerintegritas #bckanwiljakarta
#industrialassistance #tradefacilitator

Hari Oeang Ke-74, Kanwil Jakarta Laksanakan Donor Darah

Dalam rangka memperingati Hari Oeang ke-74, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta telah mengadakan kegiatan Donor Darah pada hari Selasa, (20/10). Kegiatan donor darah tersebut bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta ini.

Dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah, kegiatan ini diikuti oleh para pejabat, pegawai, serta para PKD di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Jakarta. Aksi Donor Darah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Kanwil DJBC Jakarta setiap tahunnya. Walau dalam situasi New Normal, para pegawai tetap bersemangat untuk melakukan kegiatan donor darah. Para Petugas dan pendonor pun secara tertib menegakkan protokol kesehatan serta pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas PMI. Di akhir kegiatan, 43 kantong darah telah berhasil dikumpulkan.

Kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk komitmen Kanwil Bea Cukai Jakarta dalam memupuk rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Selain memberikan dampak kesehatan yang baik bagi individu yang mendonorkan, hal ini juga membantu orang-orang khususnya rekan-rekan yang membutuhkan donor darah.

#beacukaimakinbaik
#harioeang74
#bckanwiljakarta
#donordarah